Ads 468x60px

Pages

Subscribe:
Powered By Blogger

MY FRIENDS

Google Translate!

Featured Posts

Rabu, 02 Oktober 2013

10 Kebodohan Wanita

Emosi wanita sebenarnya adalah kekuatan mereka, tapi justru lebih sering membuat mereka menjadi makhluk bodoh yang selalu jadi korban. Seharusnya para pria berhati-hati dengan wanita dengan ciri-ciri di bawah ini.
Buat wanita, belajarlah untuk jadi lebih pintar sebelum telanjur diperdaya oleh hidup dan sederet lelaki tolol yang siap menerkam Anda.

1. MENGGANDENG PRIA BODOH
Penganggur, pemabuk, penjudi sekaligus tukang rayu kelas wahid. Yang model begini masih saja di-”asuh” oleh para wanita bodoh.

Kamis, 16 Mei 2013

Butterfly

Mbulet seperti benang kusut
Kadang Kosong
Ingin memikirkan ide, tapi payah
Yang tersisa hanya memori yang
terkadang tak sengaja terpindai oleh desiran hati

Sekarang aku nggak bisa menebak dan meyakini
Apa masih sama?
Atau mungkin berusaha menyembunyikannya di balik segumpal hati?
Yang terkadang juga tak sengaja terpindai oleh desiran hati

Rabu, 28 Maret 2012

Kosong.


Kosong...
Sepi...
Sunyi...
Mungkinkah Hampa?
Entahlah...

Tak ada kata yang bisa aku rangkai
Tak ada bait yang bisa aku tulis.
Mungkinkah penaku tlah patah?
Mungkinkah lembar hitam putihku tlah direngggut kekosongan?


Rabu, 25 Januari 2012

Cewek Kuper Vs Cewek Gaul

CEWEK JADUL

Gadis masa lalu tidak keluar dari rumahnya sendirian. Dia hidup di antara dinding menanti hari di mana seseorang suami akan menyertainya menuju rumah tangga. Kalau kebetulan gadis itu dari keluarga modern, maka dia diizinkan bersama seorang 'penjaga perempuan' yang dipercaya oleh keluarga guna menyertainya ke rumah sahabat sang gadis atau kerabatnya. Tetapi si penjaga harus selalu siap di sampingnya sampai ia mengembalikan gadis itu ke rumah.
CEWEK GAUL

Wanita kini ingin menembus batas-batas kebebasan kultural yang ada, namun diluar bahaya selalu menanti

Gadis masa kini berontak terhadap penjara yang mengurungnya dan menghancurkan besi yang memagarinya. Dia keluar sendirian menuju dunia bebas untuk membuktikan bahwa dia pantas mendapatkan kebebasan, dan bahwa dia mampu memelihara dirinya dari 'serigala-serigala' yang berkeliaran dalam masyarakat. Kita bertanya, apakah gadis masa kini selamat dari gangguan serigala? Apakah dia mampu memelihara dirinya sebagaimana sipelihara oelh penjaganya kemarin?

Dr Robert Thomson pakar sosiologi terbesar di Inggris berkata, "Gadis masa kini gagal menjaga dirinya." Dia menasihati para ibu dan bapak agar kembali pada peraturan lama dan tidak mengizinkan seorang gadis keluar sendirian kecuali dalam penjagaan seorang penjaga perempuan yang terpercaya, atau dalam penjagaan ibu dan bapaknya.

Pakar itu berkata, "Penggembala yang mahir pun masih meminta bantuan anjing yang terpercaya untuk menjaga kambing-kambingnya dari serigala. Sungguh satu keluguan bila kita menjaga kambing-kambing kita, tetapi tidak menjaga gadis-gadis kita."

Tetapi, apakah nasihat-nasihat di atas dapat dipraktikan? Apakah kondisi keungan orang tua –dewasa ini- memungkinkan untuk menetapkan seorang penjaga bagi setiap gadis? Bisakah kita mengembalikan jarum jam ke belakang? Kalaupun kita mampu 'memenjarakan' gadis, apakah ada jaminan serigala tidak memanjat melalui jendela, atau gadis itu yang turun sembunyi-sembunyi melalui jendela?

Untuk menghindari banyaknya tabrakan mobil dewasa ini, bukanlah dengan kembali mengendarai unta di jalan-jalan raya! Cara satu-satunya membentengi gadis masa kini dari serigala-serigala adalah mengajar dan mendidik mereka, membuka mata dan memperluas wawasan mereka, dan mendorongnya untuk percaya pada ibunya.

Kita harus mengajarnya tentang perbedaan antara kebebasan dan lepas kendali, dan antara cara-cara serigala serta manuver unta dan domba. Ada pun menetapkan panjaga buat para gadis dewasa ini, maka itu adalah upaya lugu yang sia-sia karena dewasa ini mendidik serigala lebih mudah daripada mengurung domba-domba

[forumkami.net] http://dodolandiary.blogspot.com/2011/09/cewek-kuper-vs-cewek-gaul.html

Minggu, 25 Desember 2011

Sekarang tak lagi sama.


Galau juga rasa hati saat kamu kembali muncul...
Tak bisa aku elakkan bahwa aku memang menyayangimu..

Tapi ya sudahlah....
Bukankah semua sudah kita coba?
Sudah kita lalui?

Tapi hanya nyeri yang tercipta,
Hanya sesak yang mendera...
Menimbulkan jerit hati yang tertahan
Meledakkan isak yang berkepanjangan


Sudahlah.....
Kini semua sudah tak sama..
Bukan aku tak tahu isyarat yang kau beri
Sudah lama aku fikirkan

Sudahlah...
Aku tak bisa mengabaikan hati yang lain
Maafkan aku, aku sungguh sangat menyayangimu..
"Kita berpisah bukan karena Benci"
"Tapi mungkin ini yang harus terjadi"

Maafkan Aku
Aku tak bisa menemuimu di akhir tahun
Tahun ini dan mungkin untuk tahun tahun selanjutnya.
 
Blogger Templates